Dan dalam setiap langkah ini,tak lekang hati ini cemas dan
memikirkannya, suami tercinta yang sedang berjuang melaksanakan kewajibannya
dalam menafkahi aku dan anak kami.
Untaian do’a terus aku panjatkan supaya ia selalu berada
dalam kesehatan dan keselamatan,serta di beri kekuatan dalam setiap langkahnya.
sebenarnya hati tak tega, ketika aku lihat setetes keringat
lelah nampak pada wajahnya yang kian aku rindukan. bahkan, mungkin pada saat
ini juga dirinya sedang di hadapkan dengan ombak laut yang menggoyang tempatnya
bekerja, namun, apalah daya, hanya bisa berdo’a dan meminta agar keselamatan
terus menghampirinya.
Pekerjaannya sungguh membuat aku sulit untuk bertemu
dengannya, hanya suaranya saja yang dapat aku dengar, walau begitu aku tetap
bahagia, tetapi alangkah bahagianya aku,andai saja aku dapat bertemu dengannya,
melihat senyum indahnya, lalu menyapa,memanja dan memelukku,,,aaaahhhh,,,,namun
semua itu akan terwujud jika telah habis masa kontraknya,yaitu 10 bulan,,, ya,,
aku harus menunggunya selama 10 bulan.bukan waktu yang singkat,bagiku itu
adalah waktu yang sangat panjang,dan membutuhkan banyak kesabaran.namun,meski
begitu, aku akan tetap setia dan sabar menunggunya.
Mungkin ini adalah yang terbaik,dan sudah kehedak yang
kuasa,jika jarak dan waktu menjadi penghalang bagi kita.
Sesungguhnya jika hati ini di serbu rasa rindu,tak kuasa aku
menahan deraian air mata, apalagi jika aku lihat foto yang terpasang rapi dalam
bingkai itu, foto ketika dia menggendong dan memelukku,,,,sungguh itu sangat
membuat hati tersayat dan hasrat untuk bertemu amat memuncak.
Dan yang paling membuat hati ini cemas, yaitu ketika tak ada
sebait kabarpun darinya, ini sungguh membuat hati tak tenang,dan ingin
menjerit,,,,,,,
.....sayaaaaang
bagaimana kabarmu?????????
..............sayaaaaaaang
tolong jangan biarkan aku terus berlarut dalam kecemasan ini,,,,,,
Ya Allah,,,,,selamatkanlah
suamiku tersayang,,,,,,,
Jaga dan lidungilah suamiku dari segala marabahaya,,,jangan biarkan dia
bersedih, buatlah orang-orang di sekitarnya itu menyayanginya,,,jangan hukum
dia jika ia khilaf dan melakukan kesalahan,panjangkanlah umurnya, dan
jadikanlah ia sebagai pribadi yang taat padaMu serta pada janji suci pernikahan
kita,,,,,ya Allah,,,bahagiakanlah hati suamiku,,,aamiin.........